Monday, March 21, 2011

Vierra - kepergianmu

Vierra - Kepergianmu

Ku iringi langkahmu sampai ke akhir jalan
Sungguh berat terasa menyadari semua
Di saat terakhirku menatap wajah itu
Terpejam kedua mata dan terbang selamanya


Inginku mengejar dirimu
Menggenggam erat tanganmu
Sungguh ku tak rela


Ku tahu kau tak tersenyum melihatku menangis
Maka sekuat tenagaku ku relakan saat kepergianmu
Di saat terakhirku menatap wajah itu
Terpejam kedua mata dan terbang selamanya


Inginku mengejar dirimu
Menggenggam erat tanganmu
Sungguh ku tak rela


Ku tahu kau tak tersenyum melihatku menangis
Maka sekuat tenagaku ku relakan saat kepergianmu
Takkan pernah ku lupakan dirimu
Takkan sanggup ku lupakan semua


Ku tahu kau tak tersenyum melihatku menangis
Maka sekuat tenagaku ku relakan saat kepergianmu

Wednesday, March 16, 2011

Karya Seni 3 Dimensi (gantungan kunci topeng dan cara pembuatannya)


GANTUNGAN KUNCI TOPENG
 
Gantungan kunci topeng ini merupakann salah satu contoh benda kerajinan tangan 3 dimensi, gantungan kunci topeng ini memiliki 2 fungsi yaitu fungsi estetika/keindahan dan fungsi pragmatis. Fungsi estetika terlihan pada bentuk dan warna yang unik dan indah pada gantungan topeng ini, dan fungsi pragmatis yaitu sebagai barang komoditas untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari para pengrajin gantungan kunci ini.
Cara pembuatan gantungan kunci topeng ini pun cukup sulit, diperlukan kreativitas dan ketelitian dalam pembuatannya.
Berikut ini cara untuk membuat gantungan kunci topeng.

Cara Membuat Souvenir Gantungan Kunci Topeng

Bahan-Bahan yang harus di persiapkan:
  • Resin
  • Katalis
  • Bedak talek
  • Lilin
  • Karet sebagai bahan untuk cetakan

    Cara Membuat:
  • Buatlah topeng mini dari kayu atau istilahnya cetakan kayu sebagai pola sesuai dengan bentuk yang di inginkan misalkan topeng panji atau tumenggung.
  • Setelah itu pola kayu tersebut di cetak kedalam karet yang sudah di bentuk seperti kubus. karet itu menjadi wadah cetakan sesuai yang di inginkan.
  • Setelah cetakan karet terbentuk, topeng kayu atau pola di keluarkan.
  • Resin di campurkan katalis dan talk dengan komposisi 20:1 :10 di masukkan ke dalam cetakan karet.
  • Sebelum kubus di tutup rapat, oleskan di atasnya lilin agar membuat renggang.
  • Setelah di tutup yang rapat dengan menggunakan karet gelang agar tidak ada udara yang masuk.
  • Tunggu setelah 15 menit, setelah mengering di keluarkan topeng resin tersebut.
  • Setelah itu di lubangi bagian atas kepalanya untuk gantungan kunci.
  • Lalu di amplas dan di cat sesuai dengan warna yang di inginkan.

Karya Seni 3 Dimensi (BONEKA KELINCI DAN CARA PEMBUATANNYA)

BONEKA KELINCI


Boneka merupakan salah satu benda kerajinan tangan yang termasuk kedalam karya seni rupa 3 dimensi. Dalam pembuatan boneka ini  terbilang angat rumit, butuk kreativitas, ketelitian, dan sabar. Boneka merupakan sebuah benda yang unik dan banyak disukai oleh anak-anak bahkan sampai orang dewasa.
Boneka tersedia dalam berbagai macam jenis dan bentuk seperti boneka yang meniru bentuk- bentuk binatang  contonya, boneka beruang, boneka buaya, boneka lumba-lumba. Ada juga boneka yang bentuknya meniru bentuk-bentuk tokoh kartun, contonya boneka doraemon, boneka dora, ataupun boneka spongebob.
Setiap jenis dan motif boneka memiliki cirri khas masing-masing, sesuai dengan apa yang ditiru boneka tersebut, seperti warna, dan bentuknya.
Cara membuat boneka kelinci :
1.      Sediakan Bahan-bahannya seperti pola, jarum kain flanel, kapas/dakron dan benang sulam (Dimodel saya pakai benang wol dan jarum besar biar kelihatan ceritanya)
2.      Cetak pola ke kain flanel (plissss pakai kapur jahit atau pakai pinsil warna yang mendekati warna kain yah, jangan ikutin seperti foto bisa-bisa karya kita jadi kotor)
3.      Gunting  pola
4.      lalu jahit/sulam aplikasi seperti mata, mulut dll
5.      Satu kan bagian depan dan belakang dengan menggunakan tusuk feston
6.      Sisa kan sedikit kira-kira 3 cm untuk memasukan bahan isi seperti kapas/dakron/kapuk
7.      Lalu teruskan kembali jahitan (tusuk feston) hingga semua sisi terjahit semua
8.      Pasang aplikasi lainya seperti hidung, ekor atau tali penggantung.
9.      Boneka kelinci telah jadi.
Tambahan:
1.       jika kita memiliki pola dengan beberapa warna misalnya kelincinya ingin memakai "baju" berbahan flanel warna biru atau matanya menggunakan bahan flanel putih, ditempelkannya saat tahap no.4
2.       Boneka bisa saja terdiri dari beberapa bagian misalnya bagian kepala, badan dan kaki ingin terpisah, buat bagian-bagian tersebut hingga selesai dahulu lalu baru gabungkan dengan dijahit.


Karya seni 2 dimensi (Seni Grafis)



SENI GRAFIS
Seni grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Kecuali pada teknik Monotype, prosesnya mampu menciptakan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak, ini yang disebut dengan proses cetak. Tiap salinan karya dikenal sebagai 'impression'. Lukisan atau drawing, di sisi lain, menciptakan karya seni orisinil yang unik. Cetakan diciptakan dari permukaan sebuah bahan , secara teknis disebut dengan matrix. Matrix yang umum digunakan adalah: plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/cukil kayu. Masih banyak lagi bahan lain yang digunakan dalam karya seni ini. Tiap-tiap hasil cetakan biasanya dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebuah salinan. Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, di masa seni rupa modern masing-masing karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah edisi terbatas.

Media

Seniman grafis berkarya menggunakan berbagai macam media dari yang tradisional sampai kontemporer, termasuk tinta ber-basis air, cat air, tinta ber-basis minyak, pastel minyak, dan pigmen padat yang larut dalam air seperti crayon Caran D'Ache. Karya seni grafis diciptakan di atas permukaan yang disebut dengan plat. Teknik dengan menggunakan metode digital menjadi semakin populer saat ini. Permukaan atau matrix yang dipakai dalam menciptakan karya grafis meliputi papan kayu, plat logam, lembaran kaca akrilik, lembaran linoleum atau batu litografi. Teknik lain yang disebut dengan serigrafi atau cetak saring (screen-printing) menggunakan lembaran kain berpori yang direntangkan pada sebuah kerangka, disebut dengan screen. Cetakan kecil bahkan bisa dibuat dengan menggunakan permukaan kentang atau ketela.


Warna

Pembuat karya grafis memberi warna pada cetakan mereka dengan banyak cara. Seringkali pewarnaannya -- dalam etsa, cetak saring, cukil kayu serta linocut -- diterapkan dengan menggunakan plat, papan atau screen yang terpisah atau dengan menggunakan pendekatan reduksionis. Dalam teknik pewarnaan multi-plat, terdapat sejumlah plat, screen atau papan, yang masing-masing menghasilkan warna yang berbeda. Tiap plat, screen atau papan yang terpisah akan diberi tinta dengan warna berbeda kemudian diterapkan pada tahap tertentu untuk menghasilkan keseluruhan gambar. Rata-rata digunakan 3 sampai 4 plat, tapi adakalanya seorang seniman grafis menggunakan sampai dengan tujuh plat. Tiap penerapan warna akan berinteraksi dengan warna lain yang telah diterapkan pada kertas, jadi sebelumnya perlu dipikirkan pemisahan warna. Biasanya warna yang paling terang diterapkan lebih dulu kemudian ke warna yang lebih gelap.
Pendekatan reduksionis untuk menghasilkan warna dimulai dengan papan kayu atau lino yang kosong atau dengan goresan sederhana. Kemudian seniman mencukilnya lebih lanjut, memberi warna lain dan mencetaknya lagi. Bagian lino atau kayu yang dicukil akan mengekspos (tidak menimpa) warna yang telah tercetak sebelumnya.
Pada teknik grafis seperti chine-collé atau monotype, pegrafis kadang-kadang hanya mengecat warna seperti pelukis kemudian dicetak.
Konsep warna subtraktif yang juga digunakan dalam cetak offset atau cetak digital, di dalam software vektorial misalnya Macromedia Freehand, CorelDraw atau Adobe Ilustrator atau bitmap ditampilkan dalam CMYK atau ruang warna lain.

Teknik

Teknik seni grafis dapat dibagi dalam kategori dasar sebagai berikut:
  • planografi di mana matrix permukaannya tetap, hanya mendapat perlakuan khusus pada bagian tertentu untuk menciptakan image/gambar. teknik ini meliputi: litografi, monotype dan teknik digital
Teknik lain dalam seni grafis yang tidak temasuk dalam kelompok ini adalah 'kolografi' (teknik cetak menggunakan kolase), proses digital termasuk giclée, medium fotografi serta kombinasi proses digital dan konvensional.

Saturday, March 12, 2011

SEJARAH KERAJAAN KEDIRI

Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut, yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama, yaitu Dahanaputra, dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. 

Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar, sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. 

Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari, dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268-1292), terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Jayakatwang, raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. 


Runtuhnya Kediri Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara, Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari, Raden Wijaya, berhasil meloloskan diri ke Madura. Karena perilakunya yang baik, Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Pada tahun 1293, datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri.
Sumber Sejarah


Sumber sejarah Kerajaan Kediri berasal dari beberapa prasasti dan berita asing sebagai berikut.
Prasasti
• Prasasti Sirah Keting (1104 M), yang memuat tentang pemberian hadiah tanah kepada rakyat desa oleh Raja Jayawarsa. .
• Prasasti yang ditemukan di Tulungagung dan Kertosono berisi masalah keagamaan, diperkirakan berasal dari Raja Bameswara (1117-1130 M).
• Prasasti Ngantang (1135 M), yang menyebutkan tentang Raja Jayabaya yang memberikan hadiah kepada rakyat Desa Ngantang sebidang tanah yang bebas dari pajak.
• Prasasti Jaring (1181 M) dari Raja Gandra yang memuat tentang sejumlah nama-nama hewan seperti Kebo Waruga dan Tikus finada.
• Prasasti Kamulan (1194 M), yang menyatakan bahwa pada masa pemerintahan Raja Kertajaya, Kerajaan Kediri telah berhasil mengalahkan musuh yang telah memusuhi istana di Katang-katang.
Berita Asing


Berita asing tentang Kerajaan Kediri sebagian besar diperoleh dari berita Cina. Berita Cina ini merupakan kumpulan cerita dari para pedagang Cina yang melakukan kegiatan perdagangan di Kerajaan Kediri. Seperti Kronik Cina bernama Chu fan Chi karangan Chu ju kua (1220 M). Buku ini banyak mengambil cerita dari buku Ling wai tai ta (1778 M) karangan Chu ik fei. Kedua buku ini menerangkan keadaan Kerajaan Kediri pada abad ke-12 dan ke-13M.

Badminton Atlet

Loading...

Music

Loading...